Sabtu, 22 Oktober 2011

Bluetooth


BLUETOOTH
Dikembangkan oleh Ericsson Swedia, teknologi yang diberi nama Bluetooth (gigi biru) ini diilhami oleh kenangan peristiwa sejarah di abad ke 10 (sekitar tahun 960), ketika Harald �Blatand� (Bleutooth), anak raja Gorm dan Thyre dari Denmark dapat mempersatukan Denmark dan Norwegia.

Harald bisa berkuasa di kedua tempat itu semenjak ia diminta oleh saudara perempuannya yang bernama Gunhild, istri raja Norwegia, erik Blood Axe (setelah Gunhild menjadi janda, akibat kematian suaminya) untuk membantu memerintah di Norwegia.

Harald kemudian memanfaatkan kesempatan ini bagi dirinya sendiri, membangun benteng � benteng di tempat � tempat strategis dan membangun banyak jembatan sehingga dikenal sebagai �Harald Blatand�. Kata Blatand barangkali diambil dari dua buah kata Denmark kuno; �bla� yang berarti �kulit gelap� dan �tan� yang berarti �orang besar�. Dengan kebesaran namanya sebagai pemersatu Denmark dan Norwegia inilah muncul inspirasi penggunaan nama �Bluetooth�.

Bluetooth dinyatakan mampu mewujudkan transmisi data dan suara tanpa jeda apapun (seamless) melalui jaringan nirkabel hubungan radio rentangan dekat (10 meter) tanpa lisensi atau izin frekuensi.

Bluetooth memungkinkan koneksi berbagai peranti komunikasi data tanpa membutuhka kabel. Spesifikasi yang bersifat terbuka telah dikembangkan melalui kontribusi dari 2074 anggota perusahaan dalam kelompok khusus yang tertarik dalam pegembangan Bluetooth yang dibentuk di tahun 1998, yang disebut dengan �Bluetooth SIG (Special Interest Group). Promotor utama Bluetooth SIG termasuk perusahaan: 3Com, Ericsson, IBM, Intel, Lucent, Microsoft, Motorola, Nokia dan Toshiba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar